Cara Membuat Donat Empuk dan Mengembang Sempurna yang Wajib Dicoba

Cara Membuat Donat Empuk dan Mengembang Sempurna yang Wajib Dicoba

Donat menjadi tidak benar satu kudapan yang sering kali dipilih kala inginkan mengemil. Teksturnya yang empuk bersama bermacam macam topping tentu saja membawa dampak siapa saja menyukai makanan ini.
Karena ketertarikan tersebut, tak sedikit yang bermaksud untuk membawa dampak donat sendiri dibandingkan harus membelinya. Namun, tidak jarang yang mengeluhkan berulang kali gagal membawa dampak donat yang empuk dan tidak sanggup mengembang bersama sempurna.

Kalau Anda juga tidak benar satu yang menghadapi kasus tersebut dan tetap inginkan mencoba membawa dampak donat sendiri, Anda sanggup mengikuti beberapa langkah di bawah ini. Penasaran? Simak dan mengikuti cara membawa dampak donat empuk dan mengembang sempurna di bawah ini, ya!
Apa Bahan-bahan Membuat Donat? cara membuat donat

Donat juga camilan simple yang gampang dibuat. Bahan-bahan untuk membawa dampak donat terkait pada model yang inginkan dibuat. Meski begitu, bahan-bahan tersebut gampang ditemukan di warung atau minimarket terdekat.
Mengutip buku Variasi Donat untuk Usaha postingan Nursaadah, bahan-bahan donat umumnya terdiri dari:

Ragi
Tepung terigu protein tinggi
Tepung terigu protein sedang
Gula pasir
Susu bubuk
Kuning telur
Air es
Margarin
Garam
Anda juga sanggup memberi tambahan beberapa bahan lain sesuai selera sebagai topping dan isi. Misalnya cokelat leleh, kacang mete, meses, sprinkle warna-warni, dan sebagainya. Jika inginkan membawa dampak donat kampung yang otentik, taburan gula halus telah lumayan tingkatkan kelezatan donat.
Agar lebih menarik, donat tidak selalu berbentuk bulat. Cobalah bikin donat bersama wujud yang unik dan berbeda, layaknya kotak, bintang, kupu-kupu, bunga, dan lain-lain.
Apakah Membuat Donat Pakai Ragi?
Bisa dibilang, ragi merupakan bahan paling utama yang harus ada selagi membawa dampak donat. Donat yang tidak memakai ragi condong akan gagal gara-gara bantat.
Haryanto Makmoer di dalam buku Roti Manis Donat menjelaskan, manfaat ragi di dalam pembuatan donat adalah untuk mengembangkan adonan, memudahkan pembentukan gluten, dan memberi tambahan aroma pada roti.

Ada tiga macam ragi yang biasa dipakai untuk bakery, yakni ragi basah, ragi butiran, dan ragi dadak. Umumnya, ragi yang digunakan untuk membawa dampak donat adalah ragi butrian dan ragi dadak.
Berapa Lama Membuat Donat?

Membuat donat yang empuk dibutuhkan selagi yang tidak sebentar. Ada sistem panjang yang harus dilakukan sehingga adonan mengembang bersama sempurna. Mulai dari menggabungkan bahan, menguleni dan mengistirahatkan adonan, hingga menggorengnya.
Adonan donat harus diuleni selama 15-25 menit hingga kalis atau tidak menempel di tangan dan tidak gampang sobek dan juga elastis selagi ditarik. Jangan uleni adonan terlalu lama gara-gara akan menganggu aktivitas ragi sehingga adonan menjadi lengket layaknya semula.
Hindari juga pembentukan adonan berulang-ulang. Jika dilakukan konsisten secara berulang, ini akan membawa dampak pori-pori donat menjadi kasar dan tidak indah dilihat.

Setelah selesai diuleni, adonan donat harus diistirahatkan terlebih dahulu. Tutup bersama kain dan meletakkan di daerah yang hangat selama 20-45 menit terkait banyaknya adonan.
Jangan biarkan adonan terjemur lebih dari 1 jam. Ragi yang terlalu lama aktif sanggup membawa dampak adonan donat menjadi masam dan bantat.
Apa yang Membuat Donat Empuk?

Selain mencermati sistem pengulenan dan selagi fermentasi adonan, pengempuk roti (bread improver) sanggup menjadi solusi untuk membawa dampak donat lebih empuk.
Penambah bread improver ini akan membawa dampak emulsi adonan lebih sempurna sehingga tekstur donat menjadi empuk dan halus. Gunakan 1 sendok teh bread improver untuk tiap-tiap 1 kg tepung terigu.
Apa yang Membuat Donat Gagal?
Ada banyak aspek yang sanggup membawa dampak donat gagal. Salah satunya menurut Diana Cahya di dalam buku Charadon Donat Karakter adalah model air yang digunakan.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *